Assalamu'alaikum

Assalamu'alaikum

Daftar Menu

BERAPA

Bahaya Mengintai Dibalik Jus Buah

Barry Popkin, seorang pakar nutrisi terkemuka dari Universitas North Carolina, memperingatkan tentang bahaya tersembunyi dalam minuman jus buah dan smoothie (jus buah yang di campur bahan lain, seperti coklat kacang dan susu, agar lebih kental), karena kandungan

Membaca al-Qur'an Redam Nyeri Operasi

Membaca al-Qur'an dengan tartil selama 10 menit, dapat mengurangi nyeri yang dirasakan oleh ibu yang melahirkan lewat operasi Ceaesar. Demikian menurut hasil penelitian oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhmmadiyah Yogyakarta (UMY) angkatan 2009, Hasto Andi Irawan.

Aborsi Meningkatkan Resiko Kematian Wanita

Sebuah penelitian di Denmark menyimpulkan, perempuan yang pernah melakukan aborsi mengalami peningkatan risiko kematian saat melahirkan. Studi yang dimuat di Eurapean Journal of Public Health Nopember 2012 itu mengamati tingkat kematian saat melahirkan selama lebih dari 25 tahin di Denmark..

PAUS BIRU MAKAN DENGAN "TANGAN KANAN"

Paus biru, mamalia terbesar di bumi, lebih sering menyergap buruan dengan sisi kanannya ketika mereka menyantap makanan di laut. Itu artinya, hewan tersebut seperti manusia yang menggunakan tangan kanan untuk memasukkan makanan ke mulut.

Akhir Klaim "Ayam dan Telur"

Mana yang lebih dahulu, ayam atau telur? Pertanyaan seperti ini sudah terjadi sejak berabad - abad. Tapi kini, jawabanya sudah tersedia. Para ilmuan bulan lalu mengklaim telah memecahkan teka - teki tersebut. Jawabanya, kata mereka, adalah ayam.

Senin, 05 Maret 2018

Aborsi Meningkatkan Resiko Kematian Wanita

Aborsi Meningkatkan Resiko Kematian Wanita

Related image

Sebuah penelitian di Denmark menyimpulkan, perempuan yang pernah melakukan aborsi mengalami peningkatan risiko kematian saat melahirkan.
Studi yang dimuat di Eurapean Journal of Public Health Nopember 2012 itu mengamati tingkat kematian saat melahirkan selama lebih dari 25 tahin di Denmark. Penelitian ditujukan pada kalangan perempuan yang pernah melakukan aborsi atau mengalami keguguran alami pada masa kehamilan.
Hasilnya menunjukkan, satu kali induced abortion (aborsi yang disengaja) meningkatkan risiko kematian wanita saat proses persalinan sebanyak 45%, dibanding wanita yang tidak pernah melakukan aborsi. Dan risiko kematian itu semakin tinggi di kalangan wanita yang melakukan aborsi lebih dari sekali.
Wanita yang pernah 2 kali aborsi risiko kematiannya naik 114%, sedangkan wanita yang pernah 3 kali atau lebih aborsi risikonya naik 192%.
Peneliti mencatat bahwa wanita yang pernah mengalami keguguran alami, juga mengalami peningkatan risiko kematian saat persalinan, karena itu berhati - hatilah menjaga janin dalam kandungan anda.

Sekian

Smuber   : Majalah Hidayatullah 

Minggu, 04 Maret 2018

Membaca al-Qur'an Redam Nyeri Operasi

Membaca al-Qur'an Redam Nyeri Operasi
Related image

Membaca al-Qur'an dengan tartil selama 10 menit, dapat mengurangi nyeri yang dirasakan oleh ibu yang melahirkan lewat operasi Ceaesar.

Demikian menurut hasil penelitian oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhmmadiyah Yogyakarta (UMY) angkatan 2009, Hasto Andi Irawan.

Sebanyak 16 dari 31 pasien wanita yang diambil datanya di rumah sakit Nur Hidayah, Yogkarta, mengaku mengalami penurunan rasa sakit akibat operasi dalam berbagai rintangan, setelah membaca ayat - ayat suci al-Qur'an .

Hal ini diduga karena tubuh mendapatkan ransangan pada saraf lain yang lebih kuat, sehingga dapat mengalahkan nyeri yang dirasakan.

Ketika membaca, menyuarakan dan mendengarkan ayat al-Qur'an, ada 3 jenis saraf dalam tubuh yang diaktifkan.

Hasil penelitian tersebut dipresentasikan dalam International Conference on Cross Cultural Collaboration in Nursing For Sustainable Development di Bangkok, Thailand, pada 9-10 September 2013.

Presentasi itu mendapatkan apresiasi positif dari peserta konferensi, yang mayoritas beragama non-Islam dan lulusan akademik tingkat S2 dan S3.

Konferensi tersebut diselenggarakan oleh Chirtian University of Thailand didukung oleh Azusa Pacific University dan Kimyung University.

Sumber   : Majalah Hidayatullah

Kamis, 01 Maret 2018

Bahaya Mengintai Dibalik Jus Buah

Bahaya Mengintai Dibalik Jus Buah

Related image

Barry Popkin, seorang pakar nutrisi terkemuka dari Universitas North Carolina, memperingatkan tentang bahaya tersembunyi dalam minuman jus buah dan smoothie (jus buah yang di campur bahan lain, seperti coklat kacang dan susu, agar lebih kental), karena kandungan gulanya yang tinggi.

Popkin -yang membongkar tentang penggunaan sirup gula jagung dalam produk  Pepsi dan Coca-Cola penyebab diabetes dan obesitas pada 2004- mengatakan, minum jus buah manis tidak sama dengan memakan buah dengan cara biasa.

Berdasarkan penelitiannya, jika makan sebutir jeruk bisa mengurangi asupan makanan dalam perut (sehingga membantu mengatasi masalah berat-badan dan asupan gula), maka minum jus buah dari 6 butir jeruk tidak memiliki efek yang sama . 

Orang akan tetap banyak makan dan terlalu banyak asupan gual dari jus buah.
Lebih jauh lagi, berdasarkan rilis Britis Medical Association akhir Agustus 2013, hasil laporan peneliti dari Inggris, Amerika Serikat dan Singapura menyebutkan bahwa orang yang memakan buah utuh (terutama bluberry, anggur dan apel) cenderung memiliki risiko rendah diabetes tipe2, yang berkaitan dengan obesitas.

Tetapi mereka yang mengkomsumsi buah dalam bentuk jus, justru tinggi risikonya terkena kedua penyakit itu.
Popkin memperingatkan masyarakat agar menghindari jus buah buatan pabrik.

Sumber     : Majalah Hidyatullah

Rabu, 28 Februari 2018

Akhir Klaim "Ayam dan Telur"

Akhir Klaim "Ayam dan Telur"


Related image


Mana yang lebih dahulu, ayam atau telur? Pertanyaan seperti ini sudah terjadi sejak berabad - abad. Tapi kini, jawabanya sudah tersedia.
Para ilmuan bulan lalu mengklaim telah memecahkan teka - teki tersebut. Jawabanya, kata mereka, adalah ayam.
Seperti dilaporkan www.mailonline.com, para peneliti menemukan bahwa pembetukan kulit telur bergantung pada satu protein yang hanya ditemukan di indung telur ayam. Artinya telur hanya bisa ada jika berada di dalam ayam.
Protein yang  disebut ovocledidin-17, atau OC-17 - bertindak sebagai katalis untuk mempercepat pengembangan kulit telur itu.
Cangkang keras ini penting sebagai tempat bagi kuning dan putih telur. Para ilmuan dari Universitas di Sheffield dan Warwick menggunakan super komputer untuk men'zoom in' pembentukan telur tersebut.
Dr Colin Freeman, dari Depertemen Teknik Material Universitas Sheffield, mengatakan, "Selama ini orang mengira bahwa yang terlebih dulu telur, tapi kini kita memiliki bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa sebenarnya ayamlah yang lebih dulu ada."
Ternyata, dengan memeriksa secara jeli kita dapat melihat cara protein itu mengendalikan proses pembentukan kulit telur. Penemuan itu di publikasikan dalam makalah "Structrual Control of Crystal Nuclei By An Egg shell Protein".
"Memahami cara ayam membuat kulit telur dapat memberi petunjuk menuju rancangan baru maupun bahan baru," ujar Profesor John harding, dari jurusan yang sama di Sheffield.
"Alam telah menemukan solusi inovatif untuk semua jenis masalah dalam ilmu tentang materi dam teknologi - kita dapat  belajar banyak dari alam," tambahnya. Nah, mudah - mudahan dengan hasil  penelitian ini tak ada debat lagi.

Sekian



Senin, 19 Februari 2018

KECERDASAN MENURUN KARENA TEKNOLOGI

KECERDASAN MENURUN KARENA TEKNOLOGI

Related image

Tingkat intelijensia (IQ) masyarakat di negara- negara industri maju seantero Eropa menurun. 
Demikian hasill riset terbaru.

Misalnya di Inggris dan negara - negara kawasan Skandinavia, telah nyata adanya penurunan tingkat kecerdasan dalam kurun beberapa puluh tahun terakhir.

Studi baru berjudul "Apakah pelapukan dari atas?" menunjukkan tingkat kecerdasan orang di abad ke-20 melemah. Penurunannya tampak di negara - negara maju sejak pertengahan tahun 1990 an.

Menurut Michael Shayer, salah satu penyusun hasil studi itu, kekuatan sosial telah mengganggu  perkembangan kemampuan berfikir anak - anak. Dan gangguan itu dari tahun ke tahun semakin membesar.

Kekuatan sosial tersebut antara lain perkembangan teknologi, seperti game console dan ponsel pintar. Peralatan tersebut telah mengubah cara anak - anak berkomunikasi satu dengan lainnya.

Gambarannya tampak pada anak - anak kelompok usia 14 tahun di Inggris. Soal matematika dan sains yang bisa dikerjakan 25 persen anak di tahun 1994, sekarang hanya mampu dikerjakan oleh 5 persen anak. 

Hal serupa terjadi di negara - negara Sekandinavia. Finlandia, Norwegia dan Denmark, semuanya mengalami penurunan IQ rata - rata 0,23 poin pertahun sejak pertengahan tahun 1990-an.
Meskipun keliatannya kecil, tetapi dalam jangka panjang penurunan tersebut akan terasa signifikan.

Dalam proyeksi saru generasi (30 tahun) mendatang, Finlandia akan kehilangan 7,49 poin dari total IQ, Denmark akan mengalami penurunan IQ 6,48 poin, dan Norwegia 6,50 poin.

Peneliti belum memiliki data yang cukup untuk negara Swedia. Namun mereka berkeyakinan negara itu mengalami trend yang sama seperti yang ditampakkan negara- negara tetangganya di kawasan Skandinavia.

Negara - negara industri maju seperti Jerman dan Belanda juga menunjukkan stagnasi di tingkat kecerdasan masyarakatnya.

Dikutip dari buku majalah Hidayatullah.

Penulis Taufiq

Sabtu, 17 Februari 2018

MENGAPA JARI KERIPUT JIKA TERKENA AIR?


 MENGAPA JARI KERIPUT JIKA TERKENA AIR?

Related image

Jika jari tangan kita berada di dalam air selama beberapa waktu, perlahan ujung jari - jemari akan mengeriput.
Mengapa demikian?
Sejak lama diperkirakan keriput tersebut disebabkan oleh kulit yang mengalami pembekakan, karena terlalu lama berada di dalam air.
Namun penelitian terbaru menunjukkan hal berbeda. Para peneliti di Universitas Newcastle, inggris, mengomfrimasi bahwa tangan dengan ujung jari keriput tersebut lebih mudah untuk memegang benda yang basah, dibanding tangan yang tidak keriput.
Keriput di tangan yang basah itu diakibatkan pembuluh darah yang menyesuaikan diri atau beraksi dengan air, dimana perubahan itu diatur oleh sistem syaraf manusia.
Dari percobaan yang dilakukan terbukti, jari tangan keriput lebih kuat mencengkram dan lebih cepat memindahkan benda - benda basah, ketimbang jari tangan yang tidak keriput, mulus dan kering.
Jadi tidak perlu khwatir jika tangan Anda berubah mengeriput setelah lama bersentuhan dengan air, karena itu merupakan cara tubuh kita menyesuaikan diri dengan lingkungan dan tugas anggota tubuh.
Menakjubkan bukan?
Hasil penelitian ini dipubliksasikan di Biology Letters, jurnal terbitan Royal Society Inggris, awal Januari 2013.

Senin, 22 Januari 2018

MENGAPA IKAN LAUT TIDAK ASIN ?

MENGAPA IKAN LAUT TIDAK ASIN ?

Related image


WALAUPUN ikan hidup di air, ia tetap memerlukan air untuk minum. 


Ikan yang tinggal di laut menggunakan air asin sebagai sumber minuman.

Namun demikian, tidak berarti ikan menjadi asin karena meminum air laut.

Ini karena  ikan dapat memisahkan garam dari air laut yang diminum.

 Ini dapat terjadi karena ikan mempunyai sejenis sel yang dikenal sebagai ioncytes di dalam insangnya.

Sel tersebut aktif bekerja untuk memompa garam keluar dari tubuh ikan.

Ikan juga akan merasa haus jika tidak minum air.

Bahkan bisa mati kekeringan walaupun ia hidup di dalam air.

SEKIAN

TETAP OPTIMIS !!

http://www.gambarnaruto.com/wp-content/uploads/2015/05/Gambar-Wallpaper-Monkey-de-Luffy-One-Piece-Terlengkap26.jpg