Assalamu'alaikum

Assalamu'alaikum

Daftar Menu

BERAPA

Bahaya Mengintai Dibalik Jus Buah

Barry Popkin, seorang pakar nutrisi terkemuka dari Universitas North Carolina, memperingatkan tentang bahaya tersembunyi dalam minuman jus buah dan smoothie (jus buah yang di campur bahan lain, seperti coklat kacang dan susu, agar lebih kental), karena kandungan

Membaca al-Qur'an Redam Nyeri Operasi

Membaca al-Qur'an dengan tartil selama 10 menit, dapat mengurangi nyeri yang dirasakan oleh ibu yang melahirkan lewat operasi Ceaesar. Demikian menurut hasil penelitian oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhmmadiyah Yogyakarta (UMY) angkatan 2009, Hasto Andi Irawan.

Aborsi Meningkatkan Resiko Kematian Wanita

Sebuah penelitian di Denmark menyimpulkan, perempuan yang pernah melakukan aborsi mengalami peningkatan risiko kematian saat melahirkan. Studi yang dimuat di Eurapean Journal of Public Health Nopember 2012 itu mengamati tingkat kematian saat melahirkan selama lebih dari 25 tahin di Denmark..

PAUS BIRU MAKAN DENGAN "TANGAN KANAN"

Paus biru, mamalia terbesar di bumi, lebih sering menyergap buruan dengan sisi kanannya ketika mereka menyantap makanan di laut. Itu artinya, hewan tersebut seperti manusia yang menggunakan tangan kanan untuk memasukkan makanan ke mulut.

Akhir Klaim "Ayam dan Telur"

Mana yang lebih dahulu, ayam atau telur? Pertanyaan seperti ini sudah terjadi sejak berabad - abad. Tapi kini, jawabanya sudah tersedia. Para ilmuan bulan lalu mengklaim telah memecahkan teka - teki tersebut. Jawabanya, kata mereka, adalah ayam.

Selasa, 20 September 2016

Siswa Tertua

Siswa Tua



Pada mulanya as-sakiki adalah seorang pandai besi. Pada suatu hari ia membuat sebuah tempat tinta mungil dari besi yang diberinya tutup indah. Lalu ia menghadiahkanya tempat mungil tersebut kepada raja yang berkuasa saat itu.
    Ketika hadiah itu diserahkan, Sang Raja mengagumi hasil karya as-sakiki itu, akan tetapi ia tidak terlalu mengelu-elukanya atau menunjukkan simpatinya yang besar, seperti yang dibayangkan as-sakiki sebelumnya. Bersamaan dengan itu, masuklah seorang lelaki hendak bertemu dengan raja, sementara as-Sakiki masih ada di situ. Raja bangkit dari singgasananya menyambut laki-laki itu dengan penuh hormat, lalu dia dipersilahkan duduk dengan penuh hormat pula. Melihat itu, as-Sakiki bertanya siapakah gerangan laki-laki itu? Ternyata laki-laki itu adalah seorang ulama.
     
 As-Sakiki berpikir dalam hatinya sekiranya dia tergolong ulama, tentu labih mudah ia memperoleh kemuliaan dan penghargaan seperti yang ia inginkan selama ini. Seketika itu juga dia pun keluar lalu berangkat mencari ilmu. Padahal di waktu itu ia sudah berusia 30 tahun.

       Pada suatu hari gurunya berkata kepadanya, "Barangkali engkau telah berada pada umur yang tak akan berguna lagi engkau belajar. Saya lihat, agaknya otakmu tidak membantumu lagi buat memperoleh ilmu." Namun demikian diajarkan juga kepadanya pelajaran seperti ini:

"Syekh berkata, kulit anjing itu menjdi suci dengan cara disamak." Kata-kata ini diulang-ualangnya kepada as-Sakiki. Namun besoknya ketika as-Sakiki datang diminta gurunya supaya mengulangi pelajaranya yang telah dibacakan kemarin, ternyata as-Sakiki mengatakan, "Anjing berkata,'Kulit Syekh itu menjadi suci dengan cara disamak," sehingga para siswa lain pun terpingkal-pingkal dibuatnya.

    As-Sakiki putus asa dan kecil hati. Kemudian ia pun keluar, pergi ke hutan dan mendaki gunung-gunung, yang di sana ia menemukan sebuah batu karang yang keras . Tampaklah di sana ada lubang bekas tetesan air itu. Dari pengalaman ini ia berkesimpulan; "Hatiku tidaklah lebih beku daripadanya, kenapa mesti tak bisa di tembus oleh ilmu dan pelajaran?"

   As-Sakiki balik lagi kesekolah dengan tekadnya yang bulat, sehingga Allah pun akhirnya membukakan baginya pintu-pintu pengetahuan, dan memperoleh kemajuan melebihi semua orang pada zamanya.

SEKIAN

       "Cerita ini ada kemiripan, bahkan hampir sama persis, dengan kisah imam Ibnu Al- Hajar Al-Atsqalani, seorang ulama hadits yang sangat msyhur."

Penulis: Taufiq

Minggu, 18 September 2016

Pria Pilihan Ummu Kalstum

Pria Pilihan Ummu Kalstum


Jangan mentang-mentang  karena menjadi pejabat tinggi, seorang pengusaha lalu memaksakan kehendaknya untuk menyunting wanita. Itu biasa terjadi pada orang-orang besar di dunia ini, tetapai tidak begitu dengan Umar bin Khattab, amirul   mukminin jazirah Arab.

 Sewaktu menerima lamaran dari khalifah Umar Radhiyallahu 'anhu untuk Ummu kulstum, adiknya, siti Aisyah binti Abu Bakar sudah merasa suka cita. Calon iparnya seorang khalifah, pengusaha tertinggi waktu itu. Tambah lagi. Kurang apa?

Tetapi apa jawab Ummu kulstum?
"Apakah kakak akan mengawini aku dengan Umar?"
 
 "Ya, dia datang meminangmu," jawab Aisyah.
 
"Sudahkah kakak mengenal betapa pencembururnya dia, serta kasar kehidupanya?"
   "Lalu?"

"Demi Allah, jika kakak memaksaku untuk kawin dengan dia, akan kulaporkan ke Rasulullah. Aku akan menjerit-jerit di kuburnya," kata Ummu Kalstum.
 
 "Menurutmu bagaimana?"

"Aku hanya mau kawin dengan pria Makkah yang mampu memberian kenikmatan dan kebahagiaan hidup padaku."

"Siapa dia?"
"Thalhah bin Abdullah.?"

Mendengar jawaban adiknya itu, repot  jugalah Aisyah, terutama dalam menghadapi Umar, Khalifah II setelah Abu Bakar. Terpaksalah ia minta tolong kepada Amru bin Ash untuk menyelesaikanya.
 
    Maka berangkatlah Amru bin Ash menemui Khalifah Umar.

"Wahai Amirul mukminin. Bagaimana pendapatmu jika aku mencarikan istri untukmu?"
   
 "Mudah-mudahan wanita yang kau tawarkan itu yang aku sepakati hari ini," Jawab Umar.

"Siapa wanita itu?" tanya Amru bin Ash berpura-pura."

    "Ummu kulstum binti Abu Bakr."

"Mengapa anda mau mengawini wanita itu, sedangkan ia setiap hari selalu menyesalkanmu atas kematian Abu Bakar ayahnya?" ujar Amru bin Ash berdiplomasi.

Mendengar jawaban itu, Umar mulai membaca arah pembicaraan Amru bin Ash.

"Hai Amru, apakah kau datang kemari atas suruhan Aisyah?"

      Tanpa bisa mengelak, Amru bin Ash hanya menjawab "Ya!"

"Saya batalkan pinanganku untuk Ummu Kulstum," kata Umar.

      Maka dikawinkanlah Ummu Kulstum dengan Thalhah bin Abdullah, pria pilihanya sendiri.

SEKIAN

Penulis: Miftah

Dikutip: HIKAYAT MUTIARA

  

Sabtu, 17 September 2016

Nilai Minimal Kelulusan Sertifikasi Guru Dinaikkan

Nilai Minimal Kelulusan Sertifikasi Guru Dinaikkan
JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menaikkan nilai minimal atau passing grade kelulusan ujian pendidikan dan latihan profesi guru (PLPG). Kenaikannya lipat dua. Dari 42 menjadi 80.
Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud Sumarna Surapranata mengatakan, keputusan itu mengacu pada laporan Bank Dunia. Nilai uji kompetensi guru, baik yang sudah sertifikasi maupun belum, tidak berbeda signifikan 
Nah, dengan meningkatkan nilai minimal kelulusan sertifikasi, diharapkan bisa diketahui perbedaan kualitas antara guru yang sudah sertifikasi dan belum.
Standar minimal kelulusan sebesar 42 poin dinilai terlalu rendah. Guru calon peserta sertifikasi tidak perlu resah. Sebab, lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) telah melakukan sosialisasi. Kebijakan itu sudah dikaji satu tahun terakhir.
Pranata optimistis para guru bisa mengejar nilai minimal kelulusan. "Jangan remehkan guru," katanya. Dilihat dari sebaran nilai UKG, banyak guru peserta sertifikasi 2016 yang nilainya lebih dari 80 poin. Memang ada potensi guru yang tidak lulus. Tapi, Kemendikbud memberikan kesempatan untuk mengulang. 
Peserta yang mengulang tidak perlu mengikuti proses sertifikasi dari awal. Bisa langsung mengikuti ujian. Kesempatan mengulang dipatok sampai empat kali. Teknis pelaksanaan ujian ulangan akan ditetapkan berikutnya.
Salah satu kampus yang menyelenggarakan sertifikasi guru adalah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Rektor UNY Roch­mad Wahab mengatakan, sertifikasi bakal dilaksanakan Oktober. Menurut Rochmad, kenaikan nilai minimal kelulusan PLPG memang cukup tinggi. "Apakah itu realistis, kita lihat nanti hasilnya," katanya.
Meski nilai kelulusan cukup tinggi, Rochmad menjelaskan bahwa kampus tetap profesional. Tidak akan ada modifikasi nilai. Kampus akan menyebarkan kisi-kisi ujian. Sifatnya umum. Bukan mengarah atau menambah prediksi soal ujian.
Rochmad berharap para guru mulai bersiap. Guru yang belajar dan mempersiapkan diri dengan baik pasti tidak akan kesulitan. Se­baliknya, bagi guru yang belum apa-apa sudahdown melihat passing grade itu, pasti akan kesulitan. 
Sertifikasi guru 2016 rencananya dilaksanakan bulan ini. Sebelum itu, guru peserta akan dikarantina di kampus selama sepuluh hari. (wan/c6/ca) 

Kamis, 15 September 2016

GARA-GARA AZIMAT

GARA-GARA AZIMAT
Suatu hari Rasulullah didatangi suatu rombongan. Menurut Ubah Ibnu Amir al-jaulani, sembilan diantara rombongan yang menghadap itu minta dibaiat sebagai orang muslim.

    Anehnya ada seorang anggota rombongan yang ditolak Rasulu sllah. Tentu saja mereka persoalkan. Ada apa ini?

  "Wahai Rasulullah, mengapa yang sembilan ini engkau baiat, sedang seorang ini kau tolak. kenapa wahai Rasulullah,?

 "Karena seorang ini menggunakan tamimah," kata Rasulullah.

Dengan tersipu yang seorang itu lalu memasukkan tanganya untuk melepaskannya. Baru setelah itu Rasulullah mau membaiatnya sambil berkata,"Barangsiapa mengalungkan jimat, maka sesungguhnya dia telah syirik."

   Di kesempatan lain, Nabi juga melihat seorang laki-laki mengenakan cincin kuningan di tanganya.

     "Apa ini?"tanya Rasulullah.
    "Azimat untuk menjaga diri dari kelemahan," jawab lelaki itu.

"Buanglah, maka sesungguhnya, azimat itu tidak akan menambah kekuatan kecuali bahkan menambah kelemahan. Kalau sampai mati dan cincin itu masih kau pakai, kau akan tidak selamat buat selama-lamanya," kata Nabi.

Segeralah sadarkan diri mulai hari ini jika anda masi mengenakan benda-benda azimat atau benda yang di percayai dapat menyelamatkan, karena di takutkan ketika meninggal anda termasuk golongan orang-orang syirik kepada allah, sama halnya dengan ummat terdahulu yang di lenyapkan allah, karena perbuatan syiriknya.

Sekalipun itu adalah peninggalan nenek moyang kita,kakek, dan ibu - bapak kita. Sekali lagi, bahwa kesyirikan tidak akan pernah diampuni oleh Allah meski anda telah banyak melakukan amalan sholeh.

SEKIAN DAN TERIMAKASIH
Penulis: Taufiq

RAJA YANG BAIK HATI

RAJA YANG BAIK HATI

Tersebut dalam tarikh ada seorang raja bernama Bahram, ia berhati lembut dan budiman sehingga rakyat cinta kepadanya.

Penduduk hidup makamur, tidak ada yang berbuat curang atau mencuri karena semua kebutuhan mereka terpenuhi. Raja sendiri belum pernah menjumpai satu orang pun yang hidup kekurangan.

Pada suatu hari raja ingin melakukan peninjauan peribadi secara tersamar. Ia berangkat sendirian menaiki kudanya yang dihiasi pelana indah dengan ronce-ronce berujung emas.

Di suatu padang grombolan ia ingin buang air kecil. Tatkala ia sudah turun dari kudanya, ia bingung hendak diikat dimana binatang tungganganya itu lantaran tidak ada sebatang pohon pun berdiri, semua hanya berisi rumput yang menghijau.

Kebetulan ada seorang pengembala compang-camping. Raja terkejut, ternyata masih ada rakyatnya yang melarat.

Ia memanggil pengembala itu dan menyuruhnya memegangi kudanya sementara ia menyelesaikan hajatnya untuk nantinya akan diberi upah yang cukup.

    Pengembala itu dengan patuh menuruti perintah Raja Bahram walaupun ia tidak tahu kalau yang menyuruhnya adalah rajanya sendiri.

Pada saat sang Raja melaksanakan niatnya buang air kecil, ia melihat si pengembala, barangkali kerena miskin dan hidup dalam kekurangan, memotong salah satu ujung ronce pelana kudanya yang berupa emas 24 karat.

Raja Bahram segera menutup matanya sambil memanggil,  "Kemarilah kuda saya, mata saya buta mendadak, mungkin kemasukan binatang kecil. Saya tidak melihat apa-apa dari tadi!".

Pengembala itu gemetar. Ia punya firasat bahwa orang itu pasti memergoki kecuranganya. Maka pada waktu ia mendatangi Raja Bahram sambil membawa kuda Sang Raja,

ia kemudian berkata terpatah-patah, "Tuan, terimalah kembali ujung ronce emas ini. Boleh jadi benda yang buat saya amat berharga namun bagi Tuan hanya menjadi hiasan seekor binatang inilah yang tiba-tiba membuat mata Tuan jadi buta mendadak!"

     
 Raja Bahram pun tersindir. Ia dengan tersenyum menjawab,

" Memang, benda emas itu yang membikin mata saya buta. Karena itu jangan engkau kembalikan kepadaku. Mudah-mudahan di tanganmu akan membuat matamu terbuka untuk membedakan mana yang halal dan yang HARAM"


....SEKIAN DAN TERIMA KASIH

Penulis : Taufiq

Minggu, 11 September 2016

Presiden Jokowi Bagi-bagi Makanan: Jangan Banyak-banyak

Presiden Jokowi Bagi-bagi Makanan: Jangan Banyak-banyak...

Presiden Jokowi Bagi-bagi Makanan: Jangan Banyak-banyak...

TEMPO.CO
, Jakarta - Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo akan merayakan hari raya Idul Adha di Banten. Mengawali kunjungan kerjanya, Presiden Jokowi beserta rombongan mengunjungi pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Warunggunung di Kabupaten Lebak, Banten. 

Di hadapan ibu hamil, anak-anak sekolah, dan balita, Presiden memberikan makanan tambahan. Makanan tambahan diberikan kepada 60 ibu hamil, 65 ‎balita, 11 anak penderita gizi buruk, dan 76 anak sekolah. "Ini agar langsung dimakan," ucap Jokowi dalam siaran pers yang diterima Tempo, Ahad, 11 September 2016. 
‎‎
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menerangkan kepada penerima agar mengonsumsi makanan tambahan sesuai dengan petunjuk yang ada dalam kemasan. Sebagai contoh, anak balita enam sampai sebelas bulan mengonsumsi makanan tambahan berupa biskuit sebanyak delapan keping per hari. 

"Jangan banyak-banyak, kalau kebanyakan terlalu gemuk, anak terlalu gemuk juga tidak baik. Tapi harus terus dimakan jangan ada yang kurus banget," kata Jokowi.

Sementara untuk ibu hamil, dia melanjutkan, konsumsi sayuran diperlukan agar janin dalam kandungan memiliki asupan gizi yang baik. Komposisi makanan tambahan yang diterima setiap warga adalah 5 kg beras, 10 butir telur, 1 kilogram gula pasir, 1 kg kacang ‎ijo, dan susu kental manis.
‎
Dari Puskesmas Warunggunung, presiden beserta rombongan melanjutkan perjalanan ke Kantor Camat Karang Tanjung Kelurahan Pagadungan, Kecamatan Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang. Ikut mendampingi Jokowi, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Gubernur Banten Rano Karno, dan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya.‎

Di Banten, Jokowi akan berada selama dua hari. Esok hari Jokowi akan sholat Idul Adha di Kota Serang. Usai sholat, Presiden Joko Widodo beserta rombongan akan kembali ke Jakarta.

ADITYA BUDIMAN 

Sabtu, 10 September 2016

Kiat agar tetap optimis

JANGAN MELIHAT KELEMAHAN DAN KEKURANGAN



Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan, mempunyai kekuatan dan kelemahan. Dengan kesadaran ini, adalah tak layak untuk memandang diri hanya dari kelebihan dan kekuatan yang dimiliki, namun mengabaikan kekurangan dan kelemahan dalam diri.

Karena sikap "hitam-putih" seperti ini dapat menumbuhkan sikap arogansi, lupa diri bahwa diri memiliki banyak kekurangan dan kelemahan.

Pola pikir dapat menumbuhkan sikap lengah alias sembrono. Sebaliknya, bila diri hanya melihat kelemahan dan kekurangan sendiri, akan menumbuhkan sikap minder, tidak percaya diri, bahkan menjadi apatis dan putus asa pada kehidupan.
   
 Kekuasaan dan jabatan bila menyebabkan tinggi hati alias arogan, cenderung menganggap remeh orang lain, apalagi pada yang lebih rendah dan lemah. Padahal, pihak yang lemah dapat saja mengalahkan yang kuat, akibat keteledoran pihak yang kuat dengan menyepelekan kekuatan lawan.

Perlu dicatat, sebuah kekuatan kecil yang terorganisir rapi dapat mengalahkan kekuatan besar namun bercerai-berai tanpa penataan.

Jumlah yang banyak, kekuatan yang besar, namun tanpa pengaturan persis ibarat busa (buih) di air yang dapat dipecah-belah semena-mena.

Penuli : Taufiq

TETAP OPTIMIS !!

http://www.gambarnaruto.com/wp-content/uploads/2015/05/Gambar-Wallpaper-Monkey-de-Luffy-One-Piece-Terlengkap26.jpg